PHP String

September 18, 2012 at 1:21 am Leave a comment

Berikut adalah deklarasi variabel-variabel string yang benar :

$stringku = “Ini adalah variabel string”;
$string_1 = “Ini juga merupakan variabel string”;
$string_2 = “”; 
// string dengan nilai kosong

Tanda petik satu (  ) hampir sama perlakuannya dengan tanda petik dua (  ) pada deklarasi variabel string namun terdapat perbedaan yang signifikan, yaitu string dengan tanda petik dua menggantikan dengan nilai variabel di dalamnya.

<?php
$variabel = 5;
$a = ‘Ali memiliki $variabel buah rumah di Jawa Barat.’;
$b = “Ali memiliki $variabel buah rumah di Jawa Barat.”;
print($a);
print($b);
?>

Contoh kode PHP di atas akan memberikan hasil :

Ali memiliki $variabel buah rumah di Jawa Barat.
Ali memiliki 5 buah rumah di Jawa Barat.


Selain itu variabel string dengan dua tanda petik ( ” ) akan menerjemahkan karakter-karakter khusus dalam variabel tersebut.

<?php
$a = ‘Wati pergi ke pasar\\n’;
$b = “Wati pergi ke pasar\\n”;
echo $a;
echo $b;
?>

Hasilnya :

Wati pergi ke pasar\n
Wati pergi ke pasar
Sebuah string bisa langsung digunakan pada fungsi ataupun bisa disimpan dalam variabel.

 

Escape-Sequence Character

Escape-Sequence character adalah penggantian karakter spesial pada suatu string yang di awali dengan tanda backslash ‘ \ ‘.

Dalam PHP string terdapat beberapa Escape-Sequence character :

  • \n digantikan dengan baris baru pada suatu string.
  • \r digantikan dengan karakter carriage-return.
  • \t digantikan dengan karakter tab.
  • \$ digantikan dengan simbol dolar itu sendiri.
  • \” digantikan dengan tanda petik dua ( ” ) itu sendiri.
  • \\ digantikan dengan backlslash tunggal.

 

print dan echo

Pada contoh-contoh di atas anda melihat kode print($variabel) dan echo $variabel.

  • print dan echo memiliki fungsi yang sama, yaitu sama-sama berfungsi untuk menampilkan string ke layar anda.
  • Perbedaannya terletak dari ‘return value’ atau nilai kembali dari keduanya. print memberikan sebuah nilai kembali ‘1’ sedangkan echo adalah void/tidak mengembalikan apa-apa.
Ada pendapat yang mengatakan bahwasanya echo menampilkan string lebih cepat daripada print.

Operator String Concatenation

Operator string concatenation maksudnya adalah operator yang digunakan untuk menggabungkan string satu dengan string yang lainnya.

Untuk menggabungkan string digunakan operator titik ( . )

<?php
$nama=”Budi”;
$pekerjaan=”Petani”;
$hasil = $nama . ” bekerja sebagai seorang ” . $pekerjaan;
echo $hasil;
?>

Hasil dari kode di atas adalah :

Budi bekerja sebagai seorang Petani

Fungsi strlen()

PHP menyediakan banyak fungsi-fungsi penting, di antaranya adalah strlen() yang berfungsi untuk mengetahui panjang atau jumlah karakter dalam suatu string.

<?php
$kalimat = “Soekarno adalah presiden pertama Indonesia”;
$panjang_kalimat = strlen($kalimat);
echo $panjang_kalimat;
?>

Hasil dari kode di atas :

41

Fungsi strlen sangat berguna bila misalnya digunakan dalam fungsi loop/perulangan, kita akan bisa mengatur hingga sampai manakah sebuah perulangan dilakukan.

Fungsi strpos()

Fungsi strpos() digunakan untuk mengetahui karakter string di dalam suatu string.

Bila kesamaan ditemukan maka fungsi strpos() akan mengembalikan nilai posisi dari karakter pertama.
Kita lihat apakah string ‘buas’ terdapat pada string berikut :

<?php
echo strpos(“Singa itu buas”, “buas”);
?>

Kode di atas akan menghasilkan :

10

 

 

 

Entry filed under: Php. Tags: .

PHP Variabel PHP Scope

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


JAM

Admin

Categories

Recent Posts

DATE

Blog Stats

  • 3,258 hits

%d bloggers like this: